Tampilkan postingan dengan label Manhaj. Tampilkan semua postingan

Ciri-ciri dan ajaran agama syiah rafidhah

BAGAIMANA CARA MENGETAHUI CIRI-CIRI PARA PEMELUK AGAMA SYI'AH?

Disampaikan oleh :
Al-Ustadz Luqman bin Muhammad Ba'abduh hafizhohullah

📆 Kajian Ilmiyah Masjid Raya Al Akbar, Sorong - Papua Barat |  Sabtu & Ahad, 18-19 Al-Muharram 1437H ~ 31 Oktober -01 Nopember 2015 M. 



Hukum melakukan bom bunuh diri menurut Ulama Ahlus Sunnah


SIKAP SEORANG MUSLIM TERHADAP PELEDAKKAN DI PARIS - PERANCIS

Disarikan dari cermah Asy-Syaikh 'Abdullah bin Shalfiq hafizhahullah 

📆 Sabtu,  2 Shafar 1437 H / 14 Nov 2015 M

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

📡Islam adalah AGAMA RAHMAT, agama yang teratur. Islam BUKAN agama kacau. Islam datang untuk menyebar keadilan dan RAHMAT di tengah ummat manusia. Menyelamatkan manusia dari kegelapan kepada cahaya. 

Terkait dengan peledakan di Perancis,  maka perlu dijelaskan :

1. Peledakan tersebut merupakan BUNUH DIRI.

Sesuai namanya,  itu adalah bunuh diri BUKAN jihad fi sabilillah. Pelakunya berhak mendapatkan adzab sebagaimana dijelaskan oleh para ulama. Aksi tersebut BUKAN bagian dari Islam sama sekali.  

Perbuatan mereka tidak mewakili Islam,  BAHKAN ISLAM BERLEPAS DIRI dari mereka, yang telah mencemarkan Islam dengan keyakinan bahwa mereka sedang berjihad. 

2. MERUGIKAN ISLAM

Islam tidak berkhianat dan tidak melanggar janji. Bahkan senantiasa menepati janji dan menjaga hubungan. Ini semua adalah adab-adab syar'i yang diserukan oleh Islam. Islam mengajarkan untuk tidak melanggar perjanjian, walaupun dengan orang-orang kafir. 

3. Aksi tersebut tidak mendatangkan sesuatu kecuali KEJELEKAN TERHADAP ISLAM

Kaum Muslimin di sana mendapat kerugian/bahaya, bahkan menyebabkan ummat menjauh dari Islam. 

Inilah yang dimaukan oleh para pelaku teror, karena yang berada di belakang mereka — ISIS atau kelompok-kelompok 'jihad' lainnya — adalah misi internasional, yang terutama adalah IRAN dan SURIAH. Karena ISIS merupakan kader binaan dari (Syi'ah) Rafidhah Nusairiyyah. Dibuat untuk membunuh dan menyiksa Ahlus Sunnah.

📮Maka WAJIB atas kaum Muslimin :

Waspada dan mengetahui kesesatan-kesesatan kelompok-kelompok tersebut,

Wajib pula mengetahui bahwa Islam berlepas diri dari ISIS, dan bahwa aksi-aksi ISIS tidak ada hubungannya dengan Islam. 

Islam adalah agama Rahmah, mengajak kepada kebaikan, menyelamatkan manusia dan alam dari kegelapan kepada cahaya,  dari kerusakan kepada kebaikan. Agama yang agung,  agama kasih sayang. 

Perbuatan mereka itu menunjukkan kerasnya hati mereka dan penyimpangan aqidah,  serta upaya yang besar untuk menyakiti Ahlus Sunnah.

Sungguh Islam telah tersebar di Perancis,  dan banyak manusia yang mulai tertarik untuk masuk dalam Islam,  pria maupun wanita. Bahkan mulai ada kemauan terhadap Sunnah dan berpegang dengan manhaj Salaf. 

Mungkin kaum Rafidhah tidak suka dengan itu semua, sehingga mereka berusaha untuk mencemarkan Islam dan membuat umat lari dari Islam dan Sunnah. 

Bisa jadi pula,  di belakang itu terdapat makar Yahudi yang ingin menghadang perkembangan Islam di Eropa dan lainnya.

🅾️ NASEHAT KEPADA KAUM MUSLIMIN DI PERANCIS

Waspada dan berlepas diri dari aksi keji tersebut, dan hendaknya menjelaskan sikap mereka melalui media informasi bahwa kaum muslimin di Perancis berlepas diri dari aksi-aksi tersebut, dan itu semua TIDAK ada hubungannya dengan Islam sama sekali. 

Hendaknya Ahlus Sunnah waspada, pada diri mereka dan keluarganya, agar pada hari-hari ini jangan sampai terkena bahaya akibat perbuatan khawarij.

🍳Sungguh kejahatan Khawarij pertama kali diarahkan kepada kaum muslimin sendiri. Kekacauan dan pembunuhan yang terjadi di negeri-negeri muslimin. 

🍳Khawarij sama sekali tidak mempedulikan perjanjian dan kesepakatan, tidak melihat anak-anak atau dewasa. Demikianlah mereka tumbuh untuk senang pada kekacauan. 

🍳Mereka disokong oleh Rafidhah dalam rangka mencemarkan Ahlus Sunnah dan membuat orang tidak suka dengan Ahlus Sunnah.

Islam berlepas diri dari aksi-aksi keji tersebut.  Agama Allah adalah agama Rahmat, memerintahkan kepada keadilan. 

Islam datang untuk membebaskan umat manusia dari kegelapan kepada cahaya. dari kesyirikan,  kekufuran,  dan ilhad kepada Islam, sunnah, dan fitrah, serta Iman kepada Allah satu-satunya, demi kebahagian ummat manusia.

Sumber: Majmu'ah Manhajul Anbiya 

NASEHAT UNTUK MEREKA YANG MENJUAL MANHAJ DAN AQIDAHNYA DENGAN NILAI DUNIAWI YANG SANGAT RENDAH


(Merekapun rela bergabung dengan hizbiyyun... yang penting EKSIS, dapat posisi dan disanjung manusia)

Disampaikan Oleh:

Al-Ustadz Luqman Ba'abduh -hafizhahullah

📆 Dauroh Klaten,15 Dzulqa'dah 1436 H /30 Agustus 2015 | Masjid Fa'il Khoir Rejoso klaten

Link: http://bit.ly/1Vvda3H (Versi Full)


Kesesatan ISIS : BANTAHAN TERHADAP PIHAK YANG MENYATAKAN BAHWA AKSI ISIS ADALAH HASIL DARI DAKWAH AL-IMAM MUHAMMAD BIN 'ABDIL WAHHAB


Diajukan pertanyaan kepada al-'Allamah 'Ubaid bin 'Abdillah al-Jabiri ( Rohimahullah ) :

Pertanyaan : "Sebagaimana Anda ketahui wahai syaikh kami — Barakallahu fikum — bahwa sudah sejak lama kelompok-kelompok sesat bekerja sama untuk memerangi Dakwah Salafiyah. Di antara contohnya, apa yang terjadi pada hari-hari ini Kaum Shufi dan Kelompok IM bersepakat untuk memerangi Dakwah Salafiyyah.

Aku sebutkan secara khusus contoh penting,  berbagai fitnah yang diperbuat oleh ISIS dan Khawarij mereka katakan bahwa itu sebagai buah dari Dakwah asy-Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab rahimahullah.

Mohon pencerahannya."


Jawab :

"Aku katakan, 

Pertama,  ini merupakan perkara yang sudah ditaqdirkan oleh Allah. Sebagaimana ditunjukkan oleh Firman-Nya (artinya) :

"Tidaklah Allah akan membiarkan kaum mukminin di atas apa yang kalian ada sekarang,  hingga Allah pisahkan antara yang jelek dengan yang baik." [Ali 'Imran : 179]

Kedua : Nabi kita Muhammad shallallahu alaihi wa sallam juga tidak selamat dari pertentangan kaum munafiqun. Mereka mencela beliau dengan menyatakan bahwa beliau adalah mata-mata,  demikian pula mereka  mencela kaum mukminin, dan berbagai kejadian lainnya. 

Ketiga : Jangan mengira bahwa ini hanya terjadi pada zaman kita saja. Bahkan para shahabat juga mendapatkan gangguan dari kaum Saba'iyyah (para pengikut Abdullah bin Saba Yahudi,  yang kemudian berkembang menjadi Syi'ah Rafidhah,  pen), Khawarij,  dan yang lainnya. 

Para Tabi'in juga demikian, menerima gangguan dari kelompok-kelompok di atas dan dari Qadariyyah (para pengingkar taqdir).

➡️ Dakwah al-Haq PASTI AKAN MENDAPATKAN COBAAN. Ini adalah qadha dan qadar dari Allah. Aku tidak bermaksud mendahului Allah, namun kami katakan bahwa kondisi sekarang, mau tidak mau pasti akan mendapatkan cobaan, yakni sebagaimana yang kita lihat. Ayat di surat Ali 'Imran yang sudah kita sebutkan di atas,  sangat jelas dalam hal ini.

Kemudian ada beberapa perkara :

✅ PERTAMA : bukanlah hal yang aneh dari kelompok Ikhwanul Muslimin (IM)  jika mereka bekerja sama dengan kelompok Shufiyyah. Bahkan IM telah bekerja sama dengan kelompok SYI'AH RAFIDHAH! bahkan dengan Yahudi dan Nashara!! 

Sebagaimana dinyatakan dengan tegas oleh imam mereka, yang diberi gelar "Asy-Syahid". Sebenarnya dia bukan syahid. Namun begitulah, syahid bagi banyak orang seperti sayur jirjir,  atau bawang putih,  atau bawang merah,  dll,  yakni menjadi perkara yang mudah,  'syahid', 'syahid'.  Karena itu mereka mengatakan,  "Syahid olahraga", "syahid ini", "syahid itu", seakan-akan mati syahid itu bisa seperti yang mereka maukan. 

✅ KEDUA : Mereka BERDUSTA terhadap Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah dalam mengaitkan dawah beliau dengan ISIS dan lainnya. 

💥 Oleh karena itu tidak heran jika ada yang mengatakan, bahwa "ISIS adalah pergerakan salafiyyah"!!

Aku katakan,  "Ya Allah hentikan mereka untuk tuntutan" (3x) 

💥 Insya Allah Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul  Wahhab akan menuntut mereka atas berbagai kedustaan tersebut, demikan juga para imam dakwah sebelum dan setelah beliau. 

☀️ Barangsiapa yang mengenal dakwah beliau,  maka dia pasti tahu bahwa dakwah beliau tidak lain adalah dakwah Nabi Muhammad — shallallahu alaihi wa sallam — tidak ditambahi dan tidak dikurangi. 

🔎 Memang beliau tidaklah makshum (terjamin selamat dari kesalahan). Namun ideologi-ideologi : Khawarij, Rafidhah,  dan Tashawwuf,  maka beliau terbebas darinya sebagaimana "srigala terbebas dari darah Nabi Yusuf alaihis salam." Sebagaimana juga kondisi orang-orang sebelum beliau dari kalangan para imam dalam ilmu, iman,  agama, dan hidayah, serta orang-orang setelah beliau juga demikan,  dan pada hari ini walhamdulillah. 

🍫 Namun pasar ahlul bid'ah tidak akan ramai terjual kecuali dengan cara kedustaan. 

🔎 ISIS diperangi, bahkan oleh orang-orang kafir. Hanya saja mereka tidak memberi nama khawarij,  namun mereka beri nama kaum teroris.

Sumber : http://ar.miraath.net/fatwah/12349

Menghadapi fitnah dalam Islam - Seputar fiqih tentang fitnah



الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه. وبعد :

Telah datang dalam Hadits dari Rasulullah ﷺ, beliau bersabda :

"إِن السَّعِيْد لَمَن جُنِّب الْفِتَن، إِن السَّعِيْد لَمَن جُنِّب الْفِتَن، إِن السَّعِيْد لَمَن جُنِّب الْفِتَن -يُرَدِّدُهَا ثَلاث مَرَّات- وَلِمَن ابْتَلَى فَصَبْر فَوَاهاً".

“Orang yang paling bahagia adalah orang yang dijauhkan dari berbagai fitnah. Orang yang paling bahagia adalah orang yang dijauhkan dari berbagai fitnah. Orang yang paling bahagia adalah orang yang dijauhkan dari berbagai fitnah. (Beliau ﷺ mengulanginya 3x) Barangsiapa yang diuji dengan berbagai fitnah dan dia bersabar maka sungguh mengagumkan.”

Dalam hadits ini terdapat beberapa faedah, diantaranya :

Pertama : Wajibnya menjauhi fitnah-fitnah, dan makna ini dikuatkan dari hadits selain ini yakni :

"تعوذوا بالله من الفتن"

"Berlindunglah kalian kepada Allah dari fitnah-fitnah"

Kedua : Bahwa dijauhkannya seseorang dari berbagai fitnah adalah termasuk dari kebahagiaan.

Ketiga : Bahwa hadits ini terkait akan keumuman fitnah yang belum jelas akan kebenaran dari kebathilan.

Keempat : Tidak mencari fitnah-fitnah demi untuk mendapatkan pahala dari ujian, dijelaskan alasan ini dari sebuah riwayat hadits ketika Jubair bin Nufair رحمه الله berkata :

Al Miqdad bin Al Aswad رضي الله عنه datang kepada kami untuk keperluan, lalu kami berkata kepadanya : "Silahkan duduk sehingga kami memenuhi permintaanmu". kemudian ia duduk, lalu beliau berkata :

"Sungguh aneh kaum yang aku lalui, mereka mengharapkan fitnah, mereka menyangka bahwa mereka akan mendapatkan cobaan seperti yang diberikan Allah pada Rasulullah dan para sahabatnya, padahal aku pernah mendengar Rasulullah bersabda: (Artinya) “Sesungguhnya orang yang berbahagia adalah orang yang dijauhkan dari fitnah (3x)” kemudian beliau melanjutkan haditsnya..

Kelima : Bolehnya mengulang-ulangi kalimat untuk menekankan. (Rasulullah mengulangi perkataannya ان السعيد لمن جنب الفتن sampai 3x)

Keenam : Keutamaan sabar dan hasilnya yang baik.

Ketujuh : Berlindung kepada Allah terutama ketika terjadi fitnah, karena Allah yang menjauhkan hamba dari fitnah-fitnah.

Kedelapan : Merupakan perkara yang mengagumkan terhadap orang yang diselamatkan dari berbagai fitnah. 

Itu karena banyaknya orang-orang yang binasa dan sedikitnya orang-orang yang selamat, dan kekaguman ini ditunjukkan perkataan Rasulullah ﷺ dalam sabdanya :

"فواها"

'Mengagumkan'.

FAEDAH : Tidaklah semua fitnah itu dijauhi, hanyalah fitnah yang dijauhi tersebut adalah yang perkaranya belum diketahui yang haq dari yang bathil.

Adapun fitnah-fitnah yang telah jelas dan terang yang diketahui padanya yang haq dari yang bathil maka wajib padanya menolong al haq dan membantah yang bathil. Berkata Asy-Syaikh 'Abdul Aziz bin Bàz rahimahullah :

"Bahwa hadits-hadits tentang fitnah dan tahdzir (peringatan) dari bahayanya menurut ahli ilmu dibawa maknanya kepada fitnah yang BELUM DIKETAHUI padanya siapa yang di atas al-Haq dan siapa yang di atas kebatilan. Fitnah seperti ini yang disyariatkan untuk setiap mukmin adalah waspada darinya.

Fitnah inilah yang dimaksud oleh Nabi ﷺ dalam sabdanya,

“Yang duduk padanya lebih baik daripada yang berdiri. Yang berdiri padanya lebih baik daripada yang berjalan. Yang berjalan lebih baik daripada yang berlari.” (Al Hadits)

Adapun fitnah, yang DIKETAHUI padanya siapa yang di atas al-Haq dan siapa yang di atas kebatilan, diketahui siapa yang zhalim dan siapa yang terzhalimi maka itu TIDAK TERMASUK dalam hadits-hadits tersebut.

Bahkan dalil syar’i dari al-Kitab dan as-Sunnah menunjukkan WAJIB MEMBELA pihak yang di atas al-Haq dan terzhalimi terhadap pihak yang memusuhi dan menzhalimi.”

[Majmù Al Fatàwà wal Maqalàt 7/363]

Wallàhu a'lam.

وصلى الله وسلم على نبينا محمد و على آله و صحبه.

Selasa pagi 28 Muharram 1437/ 10 November 2015 ditulis oleh Asy-Syaikh Muhammad bin Ghalib Al 'Umariy حفظه الله